Tasik Terkenal dengan Istilah Sang Mutiara dari Periangan Timur

Tasik Terkenal dengan Istilah Sang Mutiara dari Periangan Timur

Tasik terkenal dengan Istilah Sang Mutiara dari Periangan Timur sebagai kota kerajinan tas – Saat menyebut kata tas ingatan langsung tertuju pada Tasik atau Tasikmalaya. Hal ini bukan tanpa alasan karena Tasik menjadi kota kerajinan tas yang populer. Berbagai macam tas pun dijual dan diproduksi di Kota Tasik ini.

 

Mengenal Tasikmalaya

Sebutan kota Tasikmalaya sebagai Sang Mutiara dari Periangan Timur memang sangat pas karena kemajuan pesat yang dialami oleh Tasikmalaya ini seperti kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia. Bisa dikatakan bahwa Tasikmalaya menjadi center city dari Periangan Timur dan menjadi kota yang berkilau layaknya mutiara. Tasikmalaya ini pun menjadi kota terbesar keempat di provinsi Jawa Barat, setelah Bandung, Cirebon, dan juga Bogor.

Ada beberapa alasan mengapa Tasik terkenal dengan istilah Sang Mutiara dari Periangan Timur sebagai kota kerajinan tas diantaranya adalah karena menjadi kabupaten paling besar dan memiliki peran penting di selatan Jawa Barat yaitu di antara kabupaten Ciamis, Pangandaran, Sumedang, dan Garut. Selain itu yang menyebabkannya dijuluki sebagai Sang Mutiara adalah hampir 70%  pusat bisnis, pusat perdagangan dan jasa, pusat industri ada di Tasik. Memang dulunya kota ini hanya berbentuk kabupaten saja, namun seiring dengan perkembangannya terbentuk dua buah pemerintahan yaitu kabupaten dan kota Tasikmalaya.

Tasik Terkenal dengan Istilah Sang Mutiara dari Periangan Timur
Tasik Terkenal dengan Istilah Sang Mutiara dari Periangan Timur

Berbagai macam tas dan kerajinan tangan akan mudah Anda jumpai di Tasikmalaya ini sehingga membuat Tasik terkenal dengan istilah Sang Mutiara dari Periangan Timur sebagai kota kerajinan tas dan kerajinan tangan. Tidak hanya itu saja Tasik juga dijadikan sebagai lahan investasi karena ada di jalur utama selatan pulau Jawa di provinsi Jawa Barat. Bahkan perkembangannya pun lebih baik dibandingkan dengan kota besar lainnya. Penduduk kota Tasik yang sekitar 617 ribu jiwa cocok dijadikan sebagai pangsa pasar investasi yang potensial. Investor lokal maupun investor asing pun banyak yang menanamkan modalnya di Tasik karena potensial dan strategis untuk membangun usaha.

Jika selama ini ekspansi bisnis hanya berkutat di Jabodetabek, Surabaya, Semarang, dan Bandung saja, dengan melebarkan cabang bisnis di Tasik akan menjadikannya sebagai angin segar dan terhindar dari kejenuhan yang tidak terkendali. Bidang yang potensial untuk dijadikan sebagai investasi adalah perhotelan, pusat pendidikan, wisata, dan pusat industri. Bahkan kota Tasik ini juga memiliki segudang potensi alam, budaya maupun seni.

Industri Tas dan Kerajinan di Tasikmalaya

Penyebab Tasik dijuluki Sang Mutiara dari Periangan Timur karena di kota tersebut banyak industri baik itu tas maupun kerajinan tangan lainnya. Tentu hal ini sangat menarik sekali untuk dibahas karena sudah banyak produk tas Tasikmalaya yang sudah diekspor sampai ke luar negeri dan banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia di berbagai wilayah. Karena sangat khas maka tidak mengherankan jika saat berkunjung di Tasik wisatawan banyak yang menjadikan tas ini sebagai oleh-oleh atau  buah tangan bagi keluarga atau saudara yang ada di rumah.

Artikel Lain :  Rekomendasi Konveksi Tas di Tasikmalaya Terpercaya 2019

Selain tas ada kerajinan tangan yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh seperti anyaman, payung, kolom geulis, dan masih banyak lagi lainnya. Untuk harganya pun sangat murah meriah dimana di banderol dengan harga mulai dari puluhan ribu sampai dengan ratusan ribu per buahnya. Pilihlah tas atau oleh-oleh yang sesuai dengan kebutuhan dan juga sesuai budget agar anggaran Anda menjadi membengkak.

Demikianlah informasi tentang kota Tasik terkenal dengan istilah Sang Mutiara dari Periangan Timur sebagai kota Kerajinan Tas yang menarik untuk disimak, semoga informasi ini bermanfaat.